Menganalisis Teks Cerita Sejarah
Jawab
:
Hari
Buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei dan sering disebut May Day.
Hari Buruh ini diperingati untuk mengenang jasa para buruh. Nilai
kearifan yang ada yaitu :
Nilai
kearifan dalam tiap peristiwa yang menyebabkan munculnya Hari Buruh adalah
-
Menghargai sesama manusia;
-
Rasa persatuan dan kesatuan para
buruh untuk menuntut jam kerja yang layak;
-
Rela berkorban dan semangat pantang
menyerah para buruh untuk menuntut hak-hak mereka;
-
Keberanian menyuarakan pendapat dan
saran terhadap kebijakan yang bertentangan;
b. Menurut
kalian, apakah demonstrasi yang dilakukan kaum buruh di berbagai daerah itu
memiliki manfaat?
Jawab :
Ya,
memiliki manfaat. Demonstrasi yang dilakukan para buruh di daerah merupakan
suara/pendapat/saran/kritik terhadap kebijakan dan pelaksanaan kebijakan yang
diaanggap tak sejalan. Demonstrasi yang dilakukan di daerah tersebut pasti akan
mendapat perhatian, tanggapan untuk kemudian akan diambil keputusan oleh yang
bertanggung jawab di dalamnya. Apabila suara para buruh tersebut diambil dengan
baik oleh pembuat aturan, maka tentu akan member kepuasan dan manfaat bagi para
buruh.
c. Kebijakan apa yang terdapat pada peristiwa Hari Buruh
tersebut yang dapat dijadikan bahan acuan menghadapi kehidupan saat sekarang?
Jawab
:
Kebijakan
pada peristiwa hari buruh yang dapat dijadikan bahan acuan menghadapi kehidupan
saat sekarang adalah kebijakan jam kerja selama delapan jam atau empat puluh
jam/minggu (lima hari kerja). Kebijakan tersebut telah menjadi acuan dalam
kehidupan sekarang bahkan ebijakan ini telah ditetapkan menjadi standar
perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan
Konvensi No. 47 tahun 1953. Dengan adanya kebijakan ini berarti bisa
meminimalkan terjadinya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang tersembunyi
dibalik hubungan industrial hingga saat ini.
d. Apakah
kebijakan yang ada sama seperti yang diharapkan para buruh tersebut?
Jawab :
Iya,
kebijakan tersebut sudah seperti apa yang diharapkan para buruh, namun dari
sudut pandang sederhana penerapan kebijakan itu tidak berjalan dengan baik di
lapangan sebagaimana mestinya menjadi kewajiban pengusaha/pemberi upah.
e. Apakah
kebijakan tersebut memengaruhi jam kerja buruh?
Jawab :
Ya,
mempengaruhi. Karena sebelum ada kebijakan tersebut, para pekerja dunia harus
bekerja 20 jam sehari tetapi tidak setara dengan imbalannya sehingga banyak
terjadi bentuk kerja paksa dan perbudakan yang tersembunyi di balik hubungan
industrial. Kini semenjak adanya kebijakan tersebut para buruh mendapatkan
pekerjaan yang layak dengan waktu kerja dan imbalan yang setara seperti
penerapan 8 jam kerja/hari bagi para buruh tersebut.
(3) Kecenderungan
peristiwa sejarah yang berkesinambungan menyebabkan peristiwa sejarah
berlangsung dalam waktu yang panjang dan tidak terputus dalam satu periodisasi
saja.
a.
Menurut kalian, apakah peristiwa Hari Buruh tidak berhenti
dalam satu periodisasi juga?
Jawab :
Tidak, peristiwa hari Buruh tidak berhenti dalam satu
periodisasi saja, namun terus berkesinambungan dari babak ke babak hingga
ditetapkanlah 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
b. Apakah ada pengaruh peristiwa Hari Buruh terhadap kaum buruh
di Indonesia?
Jawab :
Ada, yaitu seperti menekan angka kerja paksa dan perbudakan
dalam hubungan industrial di Indonesia, para butuh mendapatkan upah yang layak
dan sesuai dengan kuantatas dan kualitas kerjanya.
c.
Diskusikanlah dengan kelompok kalian
masing-masing dampak Hari Buruh tersebut terhadap kaum buruh di Indonesia.
Jawab :
Dampak Hari Buruh terdapat kaum buruh di Indonesia adalah
Dampak Positif
- Menekan angka kerja paksa dan
perbudakan dalam hubungan industrial di Indonesia
- Para buruh di Indonesia mendapatkan
upah yang layak dan susuai dengan kuantitas dan kualitas kerjanya
- Meningkatkan kesejahteraan buruh
Dampak Negatif
- Demo yang dilakukan para buruh pada
tanggal 1 Mei sering menimbulkan bentrokan dan ketidaktertiban sehingga tujuan
utama para buruh tidak tersampaikan dengan baik.
d.
Carilah dari berbagai sumber
mengenai pengaruh peringatan Hari Buruh dunia terhadap Indonesia!
Jawab :
Peringatan Hari dunia, para buruh di Indonesia turun ke
jalan untuk melakukan demo, menyuarakan dan menuntut hak-hak mereka, tuntutan
mereka hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang kaum buruh Indonesia
tidak hanya terhimpit oleh persoalan lain seperti upah rendah, out sourcing,
system kerja kontrak, jaminan sosialisme, namun juga harus berhadapan dengan
arus masuk buruh dari Negara Asean lainnya, kemungkinan besar kepastian kerja
semakin menipis dan daya tawar semakin menurun.
No comments:
Post a Comment